ONG39 – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandung sejak Senin malam menyebabkan terjadinya banjir di beberapa titik, salah satunya di kawasan Cisolok. Akibat peristiwa tersebut, sejumlah aktivitas masyarakat terganggu, termasuk proses belajar mengajar di Sekolah Dasar (SD) yang berada di wilayah terdampak.
Banjir yang terjadi sejak dini hari itu disebabkan oleh meluapnya Sungai Cisolok akibat curah hujan yang tinggi serta saluran drainase yang tersumbat. Air mulai memasuki halaman sekolah sejak pukul 06.00 pagi dan terus meningkat hingga mencapai ketinggian sekitar 50 sentimeter. Kondisi ini membuat para guru dan siswa terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar karena ruang kelas terendam air.
Tindakan Pihak Sekolah
Kepala Sekolah SD Cisolok, Ibu Rini Marlia, mengatakan bahwa pihak sekolah telah mengantisipasi banjir dengan meninggikan perabot dan menyelamatkan dokumen penting. Namun, derasnya aliran air membuat sebagian fasilitas sekolah rusak dan tidak dapat digunakan sementara waktu. “Kami sudah berusaha mengamankan barang-barang, tapi air datang sangat cepat. Beberapa buku pelajaran dan peralatan elektronik rusak,” ujarnya.
Pendapat Orang Tua Murid
Sementara itu, para orang tua siswa mengaku khawatir dengan kondisi anak-anak mereka. Banyak siswa yang terpaksa belajar dari rumah sambil menunggu air surut. Pemerintah setempat melalui BPBD Kota Bandung telah menurunkan tim untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan area sekolah. “Kami akan pastikan sekolah dapat beroperasi kembali secepat mungkin,” kata Kepala BPBD Bandung, Dedi Permana.
Selain merendam sekolah, banjir juga menghambat akses jalan menuju beberapa permukiman di sekitar Cisolok. Banyak warga yang tidak dapat berangkat bekerja karena jalan utama tertutup air. Menurut data sementara dari BPBD, sedikitnya 120 rumah warga terdampak dengan tingkat genangan bervariasi antara 30 hingga 70 sentimeter. Pemerintah daerah berencana memperbaiki sistem drainase dan melakukan normalisasi sungai untuk mencegah banjir serupa terjadi kembali. Kami mengharapkan warga untuk tidak membuang sampah ke sungai, karena hal itu menjadi salah satu penyebab utama tersumbatnya aliran air.
Banjir di Cisolok menjadi pengingat bahwa infrastruktur pengendali air di wilayah Bandung masih perlu perhatian serius. Kami berharap, dengan penanganan cepat dan kerja sama antara masyarakat serta pemerintah, proses belajar mengajar di SD Cisolok dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat.
