Terjadi Macet Parah di Jakarta,Mengakibatkan Kendaraan Tidak Bisa Bergerak

ONG39 – Jakarta kembali menghadapi permasalahan klasik yang tampaknya sulit terurai, yakni kemacetan parah. Pada Kamis pagi (30/10), kemacetan luar biasa terjadi di sejumlah ruas jalan utama Ibu Kota. Menyebabkan kendaraan tidak dapat bergerak selama berjam-jam. Beberapa titik yang mengalami kemacetan terparah di antaranya Jalan Sudirman-Thamrin, Gatot Subroto, serta tol dalam kota arah Cawang dan Semanggi.

Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberikan keterangan penyebab utama kemacetan kali ini adalah kombinasi antara tingginya volume kendaraan. Dan adanya perbaikan jalan di beberapa titik strategis. Selain itu, hujan deras yang mengguyur sejak dini hari turut memperparah kondisi lalu lintas.

Berdasarkan laporan dari pengguna jalan melalui media sosial, antrean kendaraan di kawasan Sudirman mencapai lebih dari 3 kilometer. Banyak pengendara yang mengaku tidak bisa bergerak sama sekali selama lebih dari satu jam. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan bagi para pekerja dan pelajar yang hendak menuju pusat kota.

Kepolisian Lalu Lintas Polda Metro Jaya segera menurunkan petugas tambahan untuk mengatur arus lalu lintas di sejumlah titik macet. Kombes Latif Usman selaku Direktur Lalu Lintas menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishub dan Jasa Marga untuk mengurai kepadatan. “Kami mengimbau masyarakat agar sementara waktu menghindari jalur padat dan memanfaatkan aplikasi peta lalu lintas untuk mencari rute alternatif,” ujarnya.

Apa Penyebab Kemacetan ?

Selain faktor teknis, kemacetan ini juga memperlihatkan belum optimalnya sistem transportasi publik di Jakarta. Meskipun sudah ada fasilitas seperti MRT, LRT, dan TransJakarta, sebagian besar masyarakat masih memilih kendaraan pribadi. Para pengamat transportasi menilai bahwa pemerintah perlu mempercepat integrasi antar moda transportasi. Serta memperketat kebijakan pembatasan kendaraan pribadi di jam-jam sibuk. Tanpa langkah tegas, kemacetan seperti ini akan terus berulang dan merugikan produktivitas masyarakat.

Hingga siang hari, arus lalu lintas di beberapa wilayah Jakarta masih belum sepenuhnya pulih. Petugas terus bekerja keras di lapangan untuk memastikan pergerakan kendaraan bisa kembali normal.

Berita Sebelumnya

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *