Tercatat Sampai Saat Ini Banjir di Jakarta Sudah Meluas dan Merendam 42 RT

ONG39 – Banjir kembali melanda wilayah DKI Jakarta setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur ibu kota sejak beberapa hari terakhir. Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, tercatat hingga saat ini sebanyak 42 Rukun Tetangga (RT) terdampak banjir dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 20 hingga 80 sentimeter. Kondisi ini membuat sebagian aktivitas masyarakat terganggu, terutama di wilayah permukiman padat penduduk.

BPBD melaporkan bahwa genangan terluas terjadi di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Curah hujan tinggi yang terjadi hampir sepanjang malam, ditambah dengan saluran air yang belum optimal, menyebabkan air meluap ke kawasan permukiman. Beberapa titik bahkan mengalami genangan yang cukup cepat, sehingga warga harus memindahkan barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi untuk menghindari kerusakan.

Petugas gabungan dari BPBD, Dinas Sumber Daya Air, serta pemadam kebakaran telah mengerahkan diri ke lokasi sejak dini hari. Mereka melakukan penyedotan air menggunakan pompa portabel serta membantu warga yang membutuhkan evakuasi. Hingga kini, beberapa warga memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut, sementara sebagian lainnya mengungsi ke posko yang pemerintah setempat siapkan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di daerah rawan banjir seperti bantaran sungai dan kawasan rendah. Pihak kelurahan dan kecamatan terus memantau di lapangan untuk memastikan mereka dapat menangani kebutuhan warga dengan cepat, termasuk mendistribusikan makanan, selimut, dan layanan kesehatan dasar.

Faktor Terjadinya Banjir

Selain faktor hujan, banjir kali ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya tinggi muka air di beberapa sungai besar seperti Sungai Ciliwung dan Pesanggrahan. Debit air yang naik akibat hujan di kawasan hulu membuat aliran sungai meluap dan memperburuk kondisi genangan di bagian hilir. Pemerintah sedang mengoptimalkan pengoperasian pintu air untuk mengendalikan aliran dan meminimalkan risiko banjir lanjutan.

BPBD DKI Jakarta menyebutkan bahwa jumlah RT terdampak masih dapat berubah, mengingat hujan diperkirakan masih berpotensi turun pada malam hari. Warga diimbau untuk mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta segera melapor jika membutuhkan bantuan.

Banjir yang meluas ini kembali menjadi pengingat pentingnya perbaikan infrastruktur drainase dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Berita Sebelumnya

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *